Payung Teduh – Dunia Batas

28
Sep

Sebuah gambaran musik sederhana dari keinginan untuk bermusik untuk siapa saja, kapan saja, dan dimana saja…PT berdiri tahun 2007 berawal dari profesi pemain musik Teater Pagupon. Dua orang formasi awal yaitu Is (gitar & vokal) dan Comi (contra bass), dua orang yang suka nongkrong di kansas (kantin sastra FIB UI), gemar ngejam,ngamen dan bernyanyi untuk orang-orang di kantin tersebut yang akhirnya memutuskan membentuk Payung Teduh. dua orang yang juga nmerupakan personel PT adalah Maria Adriana Holm di vocal dan Aranti adriarani pada piano. Sadar akan eksplorasi bunyi dan panggung, pada tahun 2009 akhirnya PT merekrut Cito sebagai drummer.Formasi yang sampai saat ini berjalan , PT senang berlatih, ngamen, dan bermain dimana-mana. Pinggir jalan, kampus, taman, pinggir danau, rumah-rumah dan berbagai event. Sebuah gambaran musik sederhana dari keinginan untuk bermusik untuk siapa saja, kapan saja, dan dimana saja…Payung teduh sendiri merupakan nama yang diberikan oleh salah seorang penggemar Payung Teduh. dan jika ditanya gendre musik apa yang diusung oleh PT, maka menurut mereka adalah musik payung teduh itu sendiri.dalam pengertian luas, biarlah teman teman sendiri yang menentukan gendre musik PT. (payung teduh facebook)

Musim gugur 2011 mereka memulai produksi album kedua, bekerja sama dengan Ivy League Music, sebuah instansi semi-labelyang bergerak dibidang promosi dan produksi musik. Album kedua yang berjudul Dunia Batas ini berisikan delapan lagu (4 lagu merupakan re-make dari album sebelum nya, sisa nya lagu baru) dan diprodusei oleh Mondo Gascaro dari Sore. 4 lagu re-make tersebut adalah “Resah”, “Angin Pujaan Hujan”, “Berdua Saja”, dan “Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan”. Beberapa lagu ini direkam dengan aransmen yang berbeda dari yang sebelumnya, terdapat penambahan instrumentasi yang tidak terdapat pada album sebelumnya seperti trumpet, chamber strings dan backing vocals.Lirik-lirik dalam album Dunia Batas banyak bercerita t entang Malam, Pagi, Senja, seakan Payung Teduh mengajak kita untuk lebih memaknai setiap peralihan yang kita lalui setiap hari nya, dimana “ batas ” merupakan ruang tersendiri. Dalam kalimat Is sang vokalis “..dalam dunia batas ini kami mencoba menunggu dan berbagi akan pengalaman-pengalaman sederhana yang kami lewati, dalam gelap dan terang nya hari-di depan.” Harapan kami album ini menjadi penawar rindu kita akan suatu “masa” yang belum hilang.

 

Track List :

1.Berdua Saja

2.Menuju Senja

3.Untuk Perempuan yang Sedang Dipeluk

4.Rahasia

5.Angin Pujaan Hujan

6.Diujung Malam

7.Resah

8.Biarkan

CD Prize Rp. 40.000

buy online

 

Tags:  


Helmedroom Polls

Music Genre
Apa Genre Musik Favorit Lo..?